About

Riyanti at Angkor Wat
Riyanti at Angkor Wat

 

Sekarang Tentang Saya Now about me

Saya perempuan beruntung yang memiliki segala dariNya. Berkali-kali, bahkan bisa dikatakan terlalu sering, mengalami hal yang luar biasa serupa keajaiban dalam keseharian, termasuk juga dalam perjalanan, yang bisa membuat airmata bercucuran. Bukan karena sedih, melainkan karena haru bahagia.

Terlahir sebagai seorang Perempuan Indonesia gado-gado dengan darah campuran etnis Jawa, Sunda, Padang, Ambon, Cina, Belanda dan entah apalagi…  karenanya, dalam perjalanan ke Asia Tenggara, selalu dianggap penduduk lokal dan diajak bicara bahasa setempat yang membuat saya hanya bisa tersenyum pasrah.

Dilahirkan menjadi seorang anak ke dua dari 3 bersaudara, dan satu-satunya anak perempuan, dalam Keluarga Penuh Cinta dan Perjuangan. Tidak dalam kemudahan, sehingga terasakan manfaatnya pada masa dewasa. Tetapi ilmu itu sangat susah diterapkan dalam mendidik anak sendiri.

Tentu saja saya seorang Isteri, sekaligus Sahabat dari seorang Laki-laki yang bagi saya merupakan Hadiah Langsung dari Yang Maha Kuasa, dan merupakan jawaban doa-doa saya dan keluarga besar kami. Karena Yang Maha Baik senantiasa menjawab doa yang dipanjatkan

Dan saya menjabat sebagai seorang bunda dari 2 perempuan luarbiasa yang cantik dan lucu. Bagaimana tidak, saat pertama kali melihatnya setelah melahirkan, yang pertama saya kagum akan kecantikannya, dan yang kedua saya tertawa karena merasakan kelucuan tingkahnya. Benar-benar saya bersyukur mendapatkan mereka

Diluar pekerjaan sehari-hari yang berkecimpung di industri keuangan, saya lebih menyukai menjadi seorang pejalan independen yang lebih banyak meniti hidup ke dalam jiwa dalam setiap perjalanannya. Tidak harus ke luar kota atau luar negeri, bahkan untuk makan siang selama istirahat kantor pun saya suka melakukannya. Bisa dikatakan sebuah proses meditatif yang menguatkan. Dan karenanya kita tidak akan pernah merasa sendiri…

Oh ya, saya menuliskan semua yang saya lihat, yang saya rasa, yang saya alami dan yang saya pikirkan dalam perjalanan hidup saya ke dalam blog ini, sehingga itulah alasan judul blog ini Cerita Riyanti, ini cerita saya.

Satu hal lagi, saya sering tersenyum lebar terhadap orang yang suka menggunakan kata kebetulan… Aargh, semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan kan…?

Saya tinggal dan bekerja di Jakarta, Indonesia.

I am a lucky woman, have had everything from God. Many times, and it can be said too frequent, I experienced extraordinary things like miracles in my daily life, and during my trips as well, which can make the tears streaming down. Not because of being sad, but because grateful or feeling blessed.

I was born as an Indonesian with mixed blood descendants of Javanese, Sundanese, Padang, Ambonese, Chinese, Dutch etc. And because of that, in my trips to the Asian countries, most of the time I was considered as a local and naturally, they talked in local which made me just smile, an universal language for don’t know 🙂

As the second of 3 children and the only daughter in the family, I’m grateful my parents raised me with so much love, without avoiding to work hard. Not so easy in my childhood, but I get the fruits in my adult life (although but it’s hard to implement for my own kids)

Surely I am a wife and a best friend to a man who is the answer of my family’s prayers (and of course mine as well). He who is the gift from The Almighty One, was given directly to me through an event I called blessing in disguise. I believed that God always answers all prayers.

And I’m a mother of two beautiful and cute girls. When I gave birth for the first time, I was amazed with the beautiful face of my baby. Truly, she’s so perfect with the big eyes. And for the second, I laughed for her act to make her little mouth so cute on her first hour coming to the world, I feel so blessed

Apart from my official job in financial industry, I preferred to be an independent traveler who always makes journeys into the soul of self in each trip.  No need always to go out of town or abroad, because I enjoy to make a journey to the heart during lunch time by walking around. It’s like a meditation practice or a reflective process to strengthen our mind, body and soul. And because of that, we’d never feel lonely

Finally, I wrote down everything I saw, what  I felt, what I have experienced and what I thought in my journey of life into this blog, that why I entitled this blog as Cerita Riyanti. ‘Cerita’ means stories, it’s my stories, Riyanti’s stories.

At last, but not least, there is no coincidence… I believe that everything in this world is happened for a reason… What do you think?

I live and work in Jakarta, Indonesia.

Accept . Flow . Smile

*

Riyanti

82 tanggapan untuk “About

  1. Dear friend, Thank you very much, I was really happy to have been following your blog. I’m still a lot to figure out, and here I can only say that you are an awesome blogger, full Inspiring and hope you can inspire more readers. Thanks and greetings compassion from Gede Prama 🙂

    Disukai oleh 1 orang

    1. Bapak Gede Prama,
      A big thank you.
      It has been a great honor to have a very nice comment from you in my blog. Actually I am a fan of you and still learning from you, to practice and spread out compassion to the world…
      Best regards,
      Riyanti

      Suka

  2. Salam kenal Mbak Riyanti.

    Baru nemu blog ini waktu iseng-iseng browsing, langsung tertarik meski baru baca sedikit. Tulisannya membuat saya semakin ingin traveling ke negara-negara tetangga, yg dari dulu belum kesampaian. Hehehe.
    O ya, waktu ke Korea, sendirian saja itu Mbak?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Hai… Salam kenal juga ya… terima kasih banyak ya… ayoo dong mulai traveling, kalo masih ragu, ya ikut rombongan bareng temen-temen aja.. ntar saling belajar. tetapi warning lho, kalo udah sekali, dan lagi.., dan lagi.., trus ketagihan hehehe…
      Iya, waktu ke Korea sendirian… Jangan bosen mampir yaaa…. Salam.

      Suka

      1. Wah, kayaknya teman-teman saya gak ada yang suka traveling. Ya mungkin terpaksa jalan sendiri.
        O ya Mbak, buat artikel tentang rincian biaya juga donk Mbak. Biaya transport, penginapan, atau biaya masuk tempat-tempat wisata yang menarik. Jadi kan bisa buat referensi dari para pemula yang belum pernah menjelajah. Hehehe.
        Thanks.

        Disukai oleh 1 orang

        1. Hihihi… Baiklah… tetapi biaya itu sensi lhoo, ada yang bilang mahal, ada yang bilang engga. Yang pasti buat saya, pasti yang cocok buatku. Engga selalu murah sih, tapi cucoook gituuu.. hehehe…

          Suka

    1. Kadang kita terlalu take it for granted yaa… termasuk saya hehehe…
      by the way, terima kasih udah mampir disini ya mba… dan tergeli-geli dengan yang ganteng-ganteng Mahabharata itu…. inget temen soalnya hahaha….

      Suka

  3. asal mau traveling pasti browsing… lah kok baru ketemu blog ini yah…
    keren bgt mbak… banyak yang mau ditanyain sih, tp kebanyakan, rasanya gak bisa klo cuma diskusi di blog aja hihi…
    soalnya rencana saya mau abisin SEA tgl 13 Dec 2014 ini… masih banyak yang belum disiapkan.
    baca-baca blog mbak riyanti sangat membantu.
    Terimakasih mbak 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  4. Salam kenal mbak riyanti
    Saya deg-degan lho baca tulisan-tulisan mbak. Serilu sekaliiiiii, female solo traveler. Ahhh, saya juga kepingin kayak mbak.
    Oya mbak, saya boleh nyontek itinerary mbak riyanti pas ke korea gak?
    In shaa Allah saya berencana ke korea oktober tahun depan, pas sama waktu mbak riyanti ke korea tahun lalu, hehehe…
    Kalau gak sibuk dan gak ngerepotin, bisa kirim lewat email ya mbak.. (restiputripratiwi@gmail.com)

    Makasih banyak lho mbak, dan makasih udah nulis blog yg luar biasa, you’re blessed…

    Disukai oleh 1 orang

    1. Dear Mba Resti…
      Salam kenal juga mba dan ikut jadi deg-degan juga baca komentarnya mba Resti lho hehehe *kidding…
      Sebenernya mau aku share itinerary Koreanya ke dalam blog, cuma ga sempet-sempet (alasan 1001 deh), ntar saya kirim ke email saja ya, mudah-mudahan ga lupa yaa…
      Praktis itin saya itu ga serius banget, karena saya selalu menyukai gaya get-lost. Belum tentu cocok di tiap orang, tetapi pasti sih challenging banget buat saya karena seperti diceburin ke kolam dengan berbagai kejutannya.
      Ke Korea bulan Oktober emang luar biasa banget dengan warna-warni autumn-nya pasti ga pernah nyesel deh kesana, apalagi udah bener-bener berganti warna ya..

      Ok deh, makasih sudah berkunjung ke blog saya ini yaa dan yes, I am blessed… Alhamdulillah… dan mba jangan lupa visit lagi ya… *hugs

      Suka

    1. Salam kenal juga, Kang Asa… Kumaha, damang ? 😀
      Alhamdulillah bisa mengikat tali silaturahmi walaupun di blog dulu ya Kang…
      Semasa kecil, saya suka diajak oleh orangtua ke sebuah tempat wisata Cimelati yang jaman dulu ngehits banget (masih ada ga ya sekarang ini?), atau ke Selabintana, kadang juga ke Pelabuhan Ratu. Tetapi sekarang malah jarang ke sana, karena maaf ya Kang, jalan lebih sering macettt… 😀 Makanya senang sekali bisa lihat perkembangan Sukabumi dan sekitarnya.
      Jangan bosan berkunjung kesini ya… terima kasih sekali lagi yaaa..

      Suka

    1. Salam kenal juga mba Yenof Patrione…
      Terima kasih sudah mampir ke blog yang masih ga selesai-selesai dibongkarpasang hahaha… Mudah-mudahan cepat terlaksana ya jalan-jalan ke negara tetangga bahkan juga sampai ke benua lain. Aamiin… 😀

      Suka

Please... I'm glad to know your thoughts

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.