Berhari Jadi di Malam Natal


Desember 2019 lalu, sembilan hari sebelum berhari jadi, pak Satpam menyampaikan paket yang diterimanya. Merasa tak melakukan pembelian online, saya langsung mengenali pengirim melalui bentuk tulisannya. Pasti ulah sahabat, dia yang dikirimkan Tuhan untuk saya beberapa tahun lalu. Segera saja saya buka paketnya: sebuah kartu menyertai selembar hijab biru muda bermotif printed yang amat cantik dan selembar hijab lain berwarna merah, warna favorit saya. Hadiah dan ucapan hari jadi dan juga dalam rangka umroh yang datangnya terlalu awal. Kali ini, mungkin dia berpikir, better early than too late...

Rencananya, hadiah hijab biru muda itu akan saya pakai di Tanah Suci, sebuah keputusan yang akhirnya saya sesali…

– § –

Sebenarnya judul postingan kali ini tidak 100% tepat, karena saya menghirup udara dunia masih siang, ketika matahari masih terang bersinar. Tepatnya jam 9 pagi, sehari sebelum Natal.  Namun, untuk menunjukkan waktunya, kan lebih panjang menulis ‘sehari sebelum Natal’, daripada ‘Malam Natal’ saja, meskipun agak kurang tepat yaa… 🙂

Ternyata memiliki hari jadi sehari sebelum Natal memberikan banyak cerita dalam kehidupan saya ini.

birthdaycard
Birthday Card

Salah satunya, hari jadi saya semasa remaja merupakan ajang silaturahmi antar sahabat, kerabat serta keluarga besar. Acara makan  bersama secara sederhana dengan mengundang keluarga, sahabat-sahabat, juga kerabat dekat keluarga besar. Dan sepertinya menjadi sebuah ritual selama beberapa tahun. Di Malam Natal pasti ada acara makan malam bersama di rumah orangtua saya, tanpa perlu diundang mereka sudah tahu.

Serunya, banyak dari sahabat dan keluarga besar yang merayakan Natal, menyempatkan datang dulu untuk makan-makan, sebelum mereka melanjutkan ke gereja untuk mengikuti Misa atau Kebaktian Natal yang biasanya dilakukan tengah malam. Begitu akrab hubungan setiap orang yang hadir karena akhirnya mereka saling mengenal satu sama lain, sahabat kakak saya dengan sahabat saya, kerabat keluarga mengenal pihak keluarga  yang lain. Indah dan membahagiakan.

Rasanya momen hari jadi saya itu telah berkembang, memberikan makna yang lebih membahagiakan dengan menalikan hubungan sahabat dan kerabat serta keluarga besar. Hari yang selalu menjadi kenangan.

– § –

Tidak selamanya saya memperingati hari jadi dengan makan-makan. Pernah sekali waktu saat masih tinggal di luar Jakarta, karena terlalu aktif berkegiatan outdoor, saya jatuh sakit. Tidak tanggung-tanggung karena saat itu saya pingsan karena demam tinggi saat hendak makan. Yang saya ingat, kursi makan yang menjadi tumpuan ikut jatuh menimpa tubuh saya. Lucunya, selama pingsan itu saya merasa tidak sadar lamaaaaaaa…. sekali, seperti tidur hingga berhari-hari, melewati hari jadi hingga Natal. Ketika sadar sepenuhnya, saya sempat bertanya, “Tanggal berapa hari ini? Apakah hari ini hari Natal ?” Sebab saat itu dalam ingatan sebelum pingsan, saya merencanakan untuk pulang ke Jakarta. Dia yang menjaga saya menggeleng, mengatakan Natal masih besok. Artinya, hari itu adalah hari jadi saya… Tapi ada kisah yang cukup menggelikan, kata seorang kawan, saat itu saya bisa berjalan kaki ke dokter bersama dia, meskipun saya lebih banyak diamnya. Dokter bertanya dan saya bisa menjawab. Anehnya, hingga kini, saya tak pernah ingat momen itu. Saya tak pernah ingat berjalan setelah pingsan, berjalan kaki ke dokter, wajah dokternya apakah laki-laki atau perempuan, bentuk kamar periksanya, semuanya saya lupa! Mungkin itu yang disebut sepenggal amnesia total di hari jadi. Parah ya? 😀 😀 😀

Sayangnya, semakin tua, acara kumpul makan bersama sahabat dan keluarga besar semakin menghilang, apalagi setelah saya menikah dan makin banyak kesibukan. Keluarga suami juga tak pernah membiasakan untuk memperingati hari jadi. Lagi pula usia sudah tak lagi muda, sehingga peringatan Malam Natal itu lewat tanpa kehadiran sahabat atau keluarga besar. Biasanya kami, keluarga inti, hanya menyempatkan makan bersama di luar. Itupun dilakukan tidak tepat pada Malam Natal melainkan pada setelahnya atau sesudah tahun baru sesuai dengan hari jadi anak sulung saya. Kadang kala di hotel ditambah dengan kue yang ada di hotel.

IMG_0039
Merah dan Hijau sebagai hiasan Natal
bday
Kue Dengan hiasan Natal

Hanya saja, berhari jadi sehari sebelum Natal, jangan harap ada hiasan kue-kue seperti peringatan hari jadi seperti biasanya, karena saya sudah sangat terbiasa, diberikan kue dengan hiasan Natal. Itulah standar hiasan kue yang ada di toko-toko kue manapun. Ah, bukan hiasannya yang penting, melainkan doa-doa dan perhatiannya. Ya kan?

Belakangan ketika saya lebih sering travelling, acara hari jadi lebih banyak dilewati dalam perjalanan, di luar kota atau bahkan di luar negeri. Dan saya sibuk seharian mengucapkan terima kasih atas ucapan dan doa dari teman, sahabat maupun keluarga besar yang dikirimkan secara online. Acara di tempat destinasi pasti agak terganggu karena saya harus menyempatkan waktu membalas ucapan-ucapan itu. Apalagi, setelahnya gantian saya harus mengucapkan kepada mereka yang merayakan Natal. Susah ya… Tapi saya tidak minta lahir sehari sebelum Natal… 😀 😀

Tahun-tahun terakhir, sepertinya Pemerintah menetapkan sehari sebelum Natal, -yang bertepatan dengan hari jadi saya-, sebagai Cuti Bersama. Menyenangkan juga, karena artinya saya tidak perlu masuk kantor dan dibebaskan dari acara traktir makan-makan sekantor (oleh Pemerintah) 😀 😀 Uangnya bisa buat beli tiket ke destinasi lain hahaha…

Tahun 2018 lalu, rasanya saya ingin melupakan ada hari jadi saya di bulan Desember itu. Hari yang sangat muram, karena 3 hari sebelumnya Papa dipanggil pulang olehNya. Meskipun saya berada di Jepang, ke negeri yang alm. Papa sukai, tetapi saya tidak bisa membohongi diri bahwa saya merasa kaki tidak menjejak tanah, rasanya melayang-layang. Biasanya hari jadi diisi dengan banyak hal yang membahagiakan, tetapi saat itu, tahun itu, rasanya saya ingin melupakan saya berhari jadi. Yang ada hanyalah kehambaran dan kegetiran…

Tetapi Dia Tidak Pernah Tidur…

Setelah Desember tahun 2018 yang getir, Allah membukakan pintu ke arah yang lebih baik dan semakin baik selama meniti hari-hari di tahun 2019. Keputusan-keputusan yang InsyaAllah baik telah diambil.

Bagaimana tidak, saya bisa  menikmati harijadi yang amat mengharubiru dan amat memorable karena saya melewatinya di Tanah Suci. Hari itu, setiap detiknya dirasa begitu nikmat, begitu dekat, antara saya dan Sang Khalik. Jiwa yang disuguhi santapan tanpa jeda dan raga yang berada diantara sesama saudara seiman. Sungguh tak dapat dijelaskan dengan mengobral kata-kata, hanya dapat dirasa…

Sungguh sebuah hadiah hari jadi langsung dariNya.

– § –

By the way,

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, hijab biru muda hadiah cantik dari sahabat saya seperti yang dituliskan di awal tulisan ini, saya masukkan ke dalam koper dan sayangnya, koper itu hilang…. hingga kini belum ditemukan… 😥

– § –


Pos ini ditulis sebagai tanggapan atas tantangan mingguan dari Celina, Srei’s Notes, A Rhyme in My Heart, dan Cerita Riyanti sebagai pengganti Weekly Photo Challenge-nya WordPress, yang untuk tahun 2020 minggu ke-1 ini bertema Birthday agar blogger terpacu untuk menulis artikel di blog masing-masing setiap minggu. Jika ada sahabat pembaca mau ikut tantangan ini, kami berdua akan senang sekali…

 

4 tanggapan untuk “Berhari Jadi di Malam Natal

  1. Selamat berulang tahun Mbak. Semoga selalu dalam lindunganNya, penuh berkah dan makna pada perjalanan hidupnya.
    Selamat menunaikan umrah juga, dan betul-betul terasa nikmat berulang tahun di tanah suci.

    Doa terbaik untuk Mbak dan keluarga tercinta.

    Salam dari saya di Sukabumi.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Aamiin Aamiin Aamiin Ya Rabbalalamin.
      Terima kasih banyak ya, Kang. Semoga Allah juga mengabulkan doa yang sama untukmu dan seluruh keluarga.

      Benar sekali Kang, memang speechless deh merasakan hari jadi di tanah suci.

      Salam juga dari Jakarta.

      Disukai oleh 1 orang

Please... I'm glad to know your thoughts

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.