Lukisan Pagi Dari Sang Pencipta


DSC05475
The Magical Borobudur

Beberapa tahun lalu, Punthuk Setumbu menjadi saksi saya sekeluarga berjalan dalam gelap hanya untuk mendapatkan momen matahari terbit. Saat itu, walau matahari merangkak naik di balik awan, alam tetap berbaik hati dengan menghamparkan pesona Candi Borobudur berbalut kabut pagi yang luar biasa indahnya. Sebuah keindahan yang mempesonakan. Tak heran, ketika libur Lebaran tahun lalu tiba, saya mencari kesempatan bisa melihatnya kembali. Kali ini, hanya ingin memanjakan diri di hotel yang tenang dengan pemandangan cantik Borobudur dari kejauhan yang dikelilingi kabut pagi hari.

Tidak banyak hotel yang menjanjikan pemandangan luarbiasa itu. Kalaupun ada, harga kamarnya bisa menyentuh langit, yang tentu saja bukan pilihan. Akhirnya, di sebuah hotel yang terjangkau , semua yang diinginkan tersedia. Yang paling penting pemandangan Borobudur, -bangunan abad 8 yang terdaftar sebagai UNESCO World Heritage Site-, diselimuti kabut pagi bisa terlihat dari kamar!

bhills
Borobudur, The Infinity Pool and Mt. Merbabu

Tidak mudah menemukan hotel itu, apalagi saat itu di kawasan Borobudur diberlakukan pengalihan lalu lintas mengingat jumlah pengunjung yang melonjak selama periode Lebaran. Sungguh lokasi yang menggoda, membuat tak sabar untuk segera tiba. Lalu ketika saatnya datang, tak terduga masih ada pesona lainnya. Di kamar, tersedia infinity private pool dengan latar Borobudur dikejauhan, ditambah bonus Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang berjajar ikut menambah eksotisnya pemandangan yang bisa dihamparkan. Gunung Sumbing sedikit ke Utara tak mau kalah ambil bagian dalam pesona. Lalu, apakah saya terlupa mengatakan saat malam datang, ribuan bintang berkelip menghiasi langit. Rasanya sudah lama saya tak melihat bintang sebanyak itu.

Lalu keesokan harinya, sejak semburat sinar menghias langit Timur, saya telah terjaga. Gunung Merapi dan Merbabu tampak anggun bersebelahan di depan mata. Kabut-kabut menyelimuti lembah, membuat pepohonan dan desa seakan dekorasi di atas kanvas alam dengan Borobudur menjadi sentral pandangan mata. Lukisan yang sangat indah dari Sang Pencipta. Waktu berjalan dan secara perlahan cahaya mentari naik dari antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, memberi kehangatan pada permukaan bumi. Perlahan melenyapkan kabut, menjelaskan keindahan desa, membangunkan kehidupan dunia.

Menyaksikan semuanya, saya tahu, Pemilik Semesta selalu berbaik hati kepada saya dengan melimpahkan pemandangan indah pagi itu. Saya juga tahu, ada banyak orang yang sudah bangun jauh lebih awal dari saya, melakukan perjalanan subuh, berjalan kaki dalam gelap, hanya untuk mendapatkan pemandangan ini. Sedangkan saya, hanya dengan membuka mata dari tempat pembaringan, telah melihatnya. Apalagi disertai usaha melangkah ke beranda kamar, semua terpampang penuh pesona. Sungguh semua ini nikmat anugerah yang nyata.

The most beautiful way to start and end the day is with a grateful heart.

DSC05538
Borobudur, Like a Painting



Sebagai tanggapan atas challenge yang kami, Celina & saya, ciptakan sebagai pengganti Weekly Photo Challenge dari WordPress, yang untuk tahun 2019 minggu ke-7 ini bertemakan Pagi, agar kami berdua terpacu untuk memposting artikel di blog masing-masing setiap minggu. Jika ada sahabat pembaca mau ikutan tantangan ini, kami berdua akan senang sekali…

7 tanggapan untuk “Lukisan Pagi Dari Sang Pencipta

  1. Rangkaian kata, kalimat demi kalimat. Paragraf demi paragraf sangat apik sekali ya. Runut dan enak dibaca. Saya sangat suka ,cara penggambaran alam maupun keadaan tampak hidup sekali. Ah jadi malu sendiri saya, beda dengan artikel blog saya yang tampak kaku.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Kalau saya malah suka menginap di hotel yang agak jauh, tetapi bisa lihat Borobudur dan desa sekitarnya tertutup kabut. Kalau yang dekat banget, malah gak dapat apa-apa kecuali akses Borobudur yang cepat. Memang lokasinya asik yaa…

      Suka

Please... I'm glad to know your thoughts

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.