Orang-orang Rendah Hati…


Saya tidak pernah menyangkal bahwa saya sangat menyukai orang-orang yang rendah hati. Berada di antaranya membuat hati tenteram dan damai. Berada di antaranya, tidak ada sikap merendahkan atau melecehkan, tidak ada sikap palsu penuh puja-puji. Tidak ada cibiran, iri hati dan dengki. Bahkan pamer diri pun, walaupun dalam kesempatan canda, terasa jauh dari pikiran. Bahkan saya merasa bahagia, berada di dekat mereka karena bisa mendapatkan pengertian-pengertian baru tanpa merasa harus malu dan takut karena berada dalam posisi yang paling tidak memiliki pengertian.

Orang-orang yang rendah hati ini, memilikikekayaan jiwa yang luar biasa.

Mereka tak silau dengan kuasa, harta atau kehebatan yang dimiliki orang lain. Mereka mengenal luar dalam bahwa di atas langit ada langit dan bergantung sepenuhnya pada Yang Maha Kuasa. Bagi mereka, semua yang diterima di dunia ini hanya berupa pinjaman yang harus dipertanggungjawabkan nantinya. Anugerah yang diterima tidak membuatnya menjadi besar kepala lupa diri, juga musibah yang terjadi bukan menjadi ajang penantangan bahwa dirinya termasuk orang-orang yang lebih panjang sabarnya dibandingkan orang lain.

Orang-orang rendah hati ini, lisan dan tindakannya adalah pikiran dan hatinya, sejalan. Jika mereka bercakap-cakap maka dilakukannya dengan lembut dan santun, amat menjaga rasa. Tidak pernah berkata menyakitkan, menertawakan atau merendahkan, demi sebuah canda. Bila mereka sedang membagi pengetahuannya, mereka tidak pernah merasa lebih tinggi, lebih tahu, lebih hebat. Bila sedang belajarpun, mereka tidak pernah meninggikan dirinya daripada guru atau rekannya. Mereka memahami bahwa kadang kala Yang Maha Memiliki Ilmu menyembunyikan ilmuNya dalam diri seseorang. Namun bukan berarti diri mereka selalu dirundung dengan keseriusan yang tak henti karena mereka juga merupakan orang-orang dengan senyum yang lebar.

Ketika mereka bangun dari sujudnya, mereka tidak pernah melupakan kondisi tubuh, pikiran dan jiwanya yang bersujud ikhlas meninggikan Yang Maha Tinggi, yang membuatnya selalu tersadarkan bahwa tidak ada manusia yang tidak sederajat, yang hanya bergantung pada Yang Maha Kuasa. Mata hatinya memiliki sorot yang meneduhkan dan menenteramkan hati banyak orang. Mereka telah mengendalikan nafsu dan ego diri dengan bijaksana.

Lalu siapakah mereka-mereka itu? Apakah benar mereka ada?

Mereka ada, tersembunyi di balik gegap gempita kekuasaan yang hingar bingar, di balik gemerincing harta dari penimbun-penimbunnya, di balik kerling mata dan keinginan ragawi yang menggoda. Kadang mereka terjepit dirundung duka namun tetap berhiaskan senyum keikhlasan, kadang ada diantara hiruk pikuk manusia yang tak peduli lagi kehidupan sesama. Mereka ada dengan wajah kebijaksanaan, namun tak terlihat oleh mata-mata yang tak terlatih. Mereka di dekat kita, berbicara dengan lembut, namun tak terdengar oleh telinga-telinga yang hanya mau mendengar apa yang ingin didengar. Mereka memiliki rasa yang halus, namun tak teraba oleh indera kita yang tak lagi sensitive.

Bila saya menemukan satu dari mereka, alangkah indah hidup ini. Bila lebih dari satu, bertambah lengkap, lebih dari itu, anugerah Yang Maha Kasih itu sangat jelas…

Semoga kita semua memiliki sahabat-sahabat rendah hati yang dapat memperkaya jiwa…

Iklan

Satu pemikiran pada “Orang-orang Rendah Hati…

Please... I'm glad to know your thoughts

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s